Manfaat Kayu Manis yang Terbukti Ilmiah, Nomor 5 Mengejutkan!

28 Februari 2025

Kayu manis, rempah yang terkenal karena aroma dan rasanya. Biasanya, Anda akan menambahkan rempah ini kedalam makanan dan minuman agar terasa lebih hangat, manis, dan aromatik. Lalu, tahukahAnda bahwa berbagai manfaat kayu manis juga tidak kalah menarik untuk diulik.

Pada dasarnya, manfaat kayu manis untuk kesehatan sudah populer sejak ribuan lalu. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat pada rempah ini tidak hanya bersifat empiris. Sebab, sudah ada banyak penelitian yang mengulik khasiatnya melalui uji klinis. Berikut berapa diantaranya!

 

1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Selain itu, penelitian Mehendi Goyal dkk di Research Gate, rempah ini juga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Bahan aktif yang bertanggung jawab atasnya adalah polisakarida, yang bisa mengaktifkan dan juga menstimulasi respon imun. Hal ini membuat imunitas Anda lebih baik dan lebih kuat.

Setelah Anda mengetahui berbagai manfaatnya, wajar rasanya jika Anda ingin tahu cara mengonsumsi kayu manis. Secara garis besar, caranya sangat mudah karena Anda dapat menyampurkannya ketika memasak atau membuat minuman. Bahkan kini sudah ada cara yang lebih mudah, yaitu melalui suplemen herbal.

2. Menurunkan Kolesterol

Bedasarkan penelitian, rempah ini efektif untuk turunkan kadar kolesterol. Pada penelitian ini, peserta uji coba mengonsumsi 500 mg ekstrak air kayu manis selama dua bulan. Hasilnya, kadar kolesterol total dan lipoprotein densitas rendah (LDL) menurun.

Selain itu, pada penelitian yang sama ekstrak kayu manis juga terbukti bisa meningkatkan sensitivitas insulin, terutama pada subjek dengan gula darah tinggi.

 

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Rempah ini juga punya efek yang menguntungkan bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Dasarnya adalah penelitian di Journal of Internal medicine today yang menyatakan bahwa konsumsi 1 gram kayu manis per hari selama 3 bulan menurunkan tekanan dara pada pasien diabetes.

Selain itu, konsumsi ekstrak herbal ini bersamaan dengan program latihan ketahanan selama 8 minggu pada tikus dapat meningkatkan aliran darah ke jantung. Kadar MDA serum, yang merupakan tanda stres oksidatif pun berkurang. Herbal ini juga bisa menurunkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah.

Karena itu, salah satu khasiat kayu manis adalah untuk mencegah berbeagai gangguan di jantung. Hal ini mengingat fakta bahwa tekanan darah, aliran darah yang tersumbat, dan kolesterol merupakan faktor risiko gangguan jantung yang paling utama.

 

4. Menjaga Kesuburan Wanita

Selain itu, herbal ini juga punya potensi untuk menjaga kesuburan wanita, terutama pada penderita PCOS. Hal ini mengingat sifatnya yang antioksidan dan anti-inflamasi. Menurut sebuah studi di Pubmed Central, aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan tersebut bisa membuat fungsi ovarium lebih efektif. Hanya saja, manfaat kayu manis untuk rahim dan kesuburan memang memerlukan penelitian yang lebih lama dan lebih mendalam.

 

5. Menurunkan Berat Badan

Ada juga manfaat minum kayu manis sebelum tidur, yaitu untuk bantu menurunkan berat badan. Hasilnya, orang yang mengonsumsi ≥2 gram per hari selama ≥12 minggu bisa menurunkan berat dan BMI.

Karena itu, Anda bisa mengonsumsi rempah ini mulai dari sekarnag untuk manajemen berat badan. Hal ini mengingat rempah tersebut punya efek positif terhadap obesitas.

 

6. Meredakan Nyeri Haid

Jika Anda bertanya-tanya apa saja khasiat kayu manis untuk wanita, meredakan nyeri haid adalah salah satunya. Dasarnya adalah penelitian Molouk Jaafarpour dkk di Pubmed Central. Pada penelitian tersebut, 76 siswi ikut berpartisipasi, 38 orang di antaranya mengonsumsi kapsul berisi 420 mg kayu manis.

Hasilnya, perdarahan menstruasi pada kelompok kayu manis secara signifikan lebih rendah daripada kelompok plasebo. Skor keparahan nyeri rata-ratanya pun lebih rendah daripada kelompok plasebo pada 72 jam pengamatan. Kelompok kayu manis juga lebih jarang merasa mual dan ingin muntah.

 

7. Menjaga Kesehatan Lambung

Anda juga dapat menjaga kesehatan lambung dan sistem pencernaan ketika mengonsumsi rempah ini. Hal ini merujuk pada penelitian Stefania Pagliari dkk di jurnal Pubmed. Pada penelitian tersebut, kayu manis terbukti mengandung bahan aktif fenolik, seperti proantosianidin A dan B, dan kaempferol.

Bahan aktif tersebut sensitif terhadap sifat fisik-kimia, seperti pH dan suhu. Selain itu, fenolik juga sensitif terhadap agen biologis yang bekerja selama pencernaan lambung. Akibatnya, ada aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi di lambung yang membuatnya lebih sehat, sehingga pencernaan lebih lancar.

 

 

Artikel Terkait

Leave a Comment